Seaman Sesalkan Keputusan Cech Gantung Sepatu

Penjaga gawang legendaris Arsenal, David Seaman, mengakui kecewa pada keputusan Petr Cech yang bakal gantung sepatu di penghujung kampanye musim ini. Menurut dirinya, Cech masih pantas berlaga beberapa tahun lagi.

Cech (36) telah memberitahukan bakal menghentikan karier sepak bolanya di penghujung kampanye musim ini. Keputusan penjaga gawang dari Republik Ceko tersebut diumumkan langsung oleh yang bersangkutan melalui akun Twitter pribadinya.

“Jujur, aku terkejut, dirinya baru berumur 36 tahun. Aku kira ini sedikit lebih awal, namun saat Kamu seorang kiper, Kamu paham kapan masanya buat gantung sepatu,” tutur Seaman pada Soccerway.

“Petr telah berbicara dengan orang-orang dan ia pun memiliki pikiran sendiri. Untuknya ini saat yang ideal, namun aku kira ini sedikit lebih awal. ”

Tertulis 15 musim sudah Cech menjalani kerasnya rivalitas di Premier League bareng Chelsea serta Arsenal. Banyak gelar juga telah sukses dia menangkan mulai dari tingkat Community Shield sampai Liga Champions.

“Dia merupakan satu dari sekian banyak yang paling baik, tak dipertanyakan lagi. Standar yang ia tetapkan saat ia hadir ialah luar biasa serta ini sudah dibuktikan dengan semua piala yang sudah dimenangkannya. Ia meraih banyak piala bareng Chelsea, hadir menuju Arsenal dan masih menjaga standar penjaga gawang yang kuat itu. ”

“Saya terkesima dengan kariernya, malahan sampai kampanye musim ini. Ia berlaga amat bagus hingga ia mengalami cedera hamstring menghadapi Watford di penghujung September. Namun, ia sudah jadi kiper yang luar biasa pada Liga Primer Inggris,” Seaman melanjutkan.

Menurut Sarri, Bursa Transfer Bukan Jalan Keluar Pertahanan Chelsea

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, menganggap bursa transfer bukan jalan keluar buat mengatasi problema The Blues pada jantung pertahanan.

Sarri memang belakang ini mengeluh tentang buruknya barisan defensif Chelsea. Kemenangan susah payah 3-2 kala melawan Derby County pada ajang Piala Liga tengah pekan kemarin memperoleh sorotan tajam dari dirinya.

Beberapa pihak menduga Chelsea akan belanja pada bursa transfer Januari buat mengatasi problema ini. Tapi, Sarri mengakui lebih memutuskan buat selalu mengembangkan penampilan anak asuhnya daripada belanja.

“Team saya bertahan dengan bagus di Burnley, lalu 3 hari setelahnya team saya tak bisa bertahan dengan cara yang serupa. Itu berbahaya buat tak punya kontinuitas, kami harus mengembangkan kontinuitas. Aku merasa cuma perlu membantu semua pemain ini buat tumbuh,” tutur Sarri pada Soccerway.

“Terlampau mudah buat pergi menuju jendela transfer kala terdapat tiap problema. Aku kira kami butuh berkembang bersama bintang-bintang itu sebab mereka bisa tumbuh. Aku mesti berpikir buat mengembangkan penggawa saya. Itu merupakan job aku, tentang musim, ini urusan tim. ”

“Saya dapat katakan pada tim pendapat saya mengenai apa yang aku kira aku perlukan, namun peran saya ialah mencoba buat mengembangkan penggawa saya. Tidak, aku tak bertanya apa-apa mengenai hal tersebut ke tim sebab sekarang aku kira kami dapat tetap bersama bintang-bintang itu serta menjadi kompetitif,” Sarri melanjutkan.

Rossi Komentari Hasil Gemilang Johann Zarco

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, memberikan komentarnya soal hasil yang diperoleh Johann Zarco (Yamaha Tech3) pada kualifikasi MotoGP Jepang, Sabtu (20/10/2018).

Seperti diketahui, Johann Zarco yang menggunakan motor Yamaha M1 versi 2016 berhasil menempati posisi kedua pada saat sesi kualifikasi berlangsung.

Pebalap berkebangsaan Prancis itu pun akan memulai balapan di Twin Ring Motegi dari baris terdepan bersama Andrea Dovizioso dan Jack Miller.

Di lain sisi, Valentino Rossi harus memulai balapan GP Jepang 2018 nanti dari baris ketiga.

Pasalnya pemegang sembilan gelar juara dunia itu hanya mampu menempati posisi kesembilan saat kualifikasi.

Rossi mengakui jika Johann Zarco yang akan pindah ke KTM pada musim depan itu memang tampil bagus di Motegi.

“Kami tidak bisa mengatakan motor 2016 lebih baik daripada kami hanya karena Zarco ada di depan pada satu kesempatan,” kata Valentino Rossi dikutip BolaSport.com dari GPOne.

“Klasemen pebalap menunjukkan kisah yang berbeda. Zarco bermain bagus pada sesi kualifikasi dan kuat di lintasan ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pebalap berjuluk The Doctor itu memiliki keyakinan jika Zarco akan sulit untuk dikalahkan pada saat balapan nanti.

Balapan MotoGP Jepang bakal berlangsung pada Minggu (21/10/2018) pukul 12.00 WIB dan disiarkan langsung oleh Trans7.

3 Hari Jelang Tip-Off NBA, New York Knicks justru Putus Kontrak Pemainnya

Klub New York Knicks mengonfirmasi jika mereka telah memberi selamat tinggal pada forward mereka, Joakim Noah. Diberitakan BolaSport. com dari Bleacher Report, New York Knicks telah memutus kesepakatan kontrak Joakim Noah menyambut NBA kampanye musim reguler 2018-19 dibuka.

Hal tersebut dikerjakan sebab Knicks tak dapat mendapat bintang yang siap ditukar bersama forward 33 tahun itu.

Maka, Joakim Noah bakal mendapat kompensasi senilai 6, 4 juta dolar AS (Rp 95 miliar) buat sisa kampanye musim kesepakatan kontrak yang diputus itu.

Pada awalnya, Knicks memperpanjang Noah dengan durasi kesepakatan kontrak 4 musim yang berharga 72 juta dolar AS (Rp1 triliun) pada Juli 2016 lalu.

Bersama Knicks, Joakim Noah mencatat rata-rata 4, 6 poin, 7, 9 rebound, serta dua umpan.

Walau demikian, Noah menerima kekalahan mentereng bersama bintang New York Knicks yang punya tempat yang serupa, menurut Kristaps Porzingis, Enes Kanter, dan Lance Thomas.

Pencapaian paling baik Joakim Noah merupakan memenangkan trofi Defensive Player of the Year di tahun 2014 serta menembus NBA All Star 2 kali yakni di tahun 2013 serta 2014.

Seluruh pencapaian ini malah didapat bintang kelahiran New York itu kala membela Chicago Bulls.

Manajer Perseru Bahas Era Silam serta Koneksinya bersama Teco

Pertandingan Persija Jakarta melawan Perseru Serui bakal jadi turnamen bereuni bagi juru tak-tik ke 2 kesebelasan yaitu Stefano Cugurra serta Wanderley Junior.

Persija bakalan menghadapi Perseru saat lanjutan Liga satu kompetisi musim 2018 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Senin (7/10).

Stefano Cugurra serta Wanderley Junior adalah rekan lama yang telah sudah berduet di dalam satu tim yang sama.

Malahan mereka berdua sudah jadi sepasang nahkoda serta asisten manajer di tim Thailand, Royal Thai Navy.

Sebelumnya, Stefano Cugurra telah mengatakan hubungan positif yang terjalin antar dia bersama Wanderley Junior.

Sekarang, giliran juru tak-tik Perseru yang membicarakan keakrabannya dengan temannya sesama juru tak-tik dari Brasil itu.

“Kami sudah kerjasama di Brasil, kala itu Teco jadi juru tak-tik fisik serta aku pesepakbola. Dahulu kami memang sahabat, ” tutur Wanderley Junior di dalam jumpa pers, Minggu (7/10).

“Tapi nanti kami bela skuat kami sendiri-sendiri, Teco bela Persija yang ingin memenangkan pertandingan serta Perseru, aku pun ingin memenangkan pertandingan. Penggemar pun dapat menonton laga dengan mumpuni, ” katanya.

Mantan juru tak-tik Persipura Jayapura ini sendiri memiliki misi guna menyelamatkan Perseru pergi dari kotak degradasi.

Hingga Matchday ke-23 Liga satu, Arthur Bonai Dan kawan-kawan tengah tertahan di tempat ke-17 berserta raihan 24 angka.

“Kami memang tak banyak persiapan sebab menempuh perjalanan jauh Jakarta-Semarang-Serui, ” katanya.

“Kami yakin dapat maksimal lawan Persija, sebab tujuan team saya ialah pergi dari kotak degradasi, ” jelasnya dengan percaya.